Seniman Ubah Abu Ayahnya Jadi Benda Seni
Wellington – Nigel Madden, seniman asal Selandia Baru, kabarnya mengubah abu ayahnya yang dikremasi menjadi benda seni, dan dimasukkan ke satu jambangan berbahan timah saat berlangsung lomba seni nasional, demikian laporan Dominion Post.
”Saya mengambil sisa abu pembakaran ayah saya, memakamkannya dalam sebuah jambangan pemakaman, yang memantulkan cahaya, dan menempatkannya dalam sebuah alas. Jadi, ayah saya akan masih berfungsi sebagai lambang dan seni,” katanya kepada harian nasional negeri itu.
Madden, yang tinggal di Napier, meletakan foto ayahnya, yang berbaring di sebuah rumah jenazah setelah meninggal akibat serangan jantung dan jatuh dari bangku, pada Penghargaan Seni Norsewear tahun lalu.
Dia berkata pada harian itu bahwa ayahnya, Neville, seorang alkoholik, terbukti ”lebih berharga setelah meninggal daripada saat hidup”.
Dia juga mengutip perkataan Picasso saat berkata, ‘dalam seni, seseorang harus membunuh ayahnya’. ”Tidak setiap saat Anda dapat menggunakan sisa manusia untuk bekerja,” katanya.
Dia menyatakan kesenangannya dengan nuansa dingin yang memantul dari permukaan jambangan buatan Belgia itu, yang dia beli dari internet, sebab nuansa itu mengakibatkan penikmat seni ”memikirkan pemikiran mereka sendiri lebih daripada obyek tersebut”. (Ant)
Artikel Sosial Budaya
- Rusia Atur Harga Vodka - 22 January 2010- Malaysia Kejutkan Pengunjung dengan Lagu "Rasa Sayange" - 9 July 2009
- Malaysia Berulah, Geser Patok Perbatasan - 1 July 2009
- Jerman Merilis ''Death Channel'' - 30 June 2009
- Nikahi Gadis Arab, Cukup Bayar Rp. 2.400,- - 29 June 2009
Tinggalkan komentar